Sunday, July 17, 2011

"Worship" adalah hanya untuk Tuhan


Shallom dan salam dalam Kasih Tuhan,

Sekali lagi kita bertemu karna kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Sekian lama saya tidak 'update' blog ini karna saya telah kehilangan password tetapi Tuhan telah buka jalan bagi saya untuk buka sekali lagi blogspot atunz86 ini. Terima Kasih Tuhan untuk ini.


Topik yang saya ingin kongsikan kepada kita pada saat ini adalah mengenai 'worship' atau lebih dikenali sebagai penyembahan disaat kita memimpin dalam ibadah. Seringkali kita mendengar dalam suatu ibadah terdapat pujian & penyembahan tetapi persoalannya 'tahukah anda maksud penyembahan'? Kita hanya tahu kita menyembah Tuhan dengan nyanyi puji-pujian, dengan muzik, dengan lagu dan sebagainya. Apakah kita melakukan penyembahan?


Saudara/i dalam kasih Tuhan,
Menyembah Tuhan adalah bukan karna muzik, bukan karna lagu, bukan karna manusia tetapi menyembah Tuhan adalah antara anda dan Tuhan dan hanya Tuhan. Salah satu konsep menyembah Tuhan adalah hubungan kita dengan Tuhan selagi kita masih bernafas.
Pada tanggal 16/07/11 (sabtu), saya dan kawan saya Frankie telah menghadiri seminar mengenai Pujian & Penyembahan yang dikendalikan oleh Pastor Sidney Mohede & the geng dalam True Worshippers di DUMC, Kuala Lumpur. Disana Ps. Sidney banyak mengajar kami erti sebenar sebagai seorang penyembah di dalam sesuatu ibadah.


Penyembah adalah kita semua yang hidup di muka bumi ini. Tujuan kita menyembah Tuhan adalah menyenangkan Tuhan, Memuliakan Tuhan, Mengucap syukur kita kepada Tuhan, letakkan Tuhan di tengah-tengah kita dan sebagainya. Mari kita lihat dalam Roma 12:1 mengatakan "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itulah ibadah yang sejati". Yang saya ingin tekankan dalam ayat ini adalah penyembah yang hidup. Penyembahan adalah semua untuk Tuhan Yesus, bukan untuk manusia, bukan sekadar nyanyian, bukan sekadar lirik lagu dan sebagainya.


Keadaan ini telah menyadarkan saya bahwa seringkali saya menaruh harapan kepada jemaat untuk turut serta dalam pujian dan penyembahan tetapi ada antara mereka sekadar melihat, menyanyi dan sebagainya. Akhirnya saya rasa diri saya gagal dalam membawa jemaat ke dalam hadirat Tuhan. Tetapi Tuhan telah menegur hati saya tentang perkara ini. Saya seringkali memandang kepada manusia dan seringkali menghakimi mereka dimana mereka tidak turut-serta dalam Pujian & Penyembahan. Tuhan telah membuka mata saya bahwa saya tidak seharusnya memandang kepada jemaat dan tidak seharusnya menghakimi mereka. Hanya Tuhan saja yang layak untuk menghakimi mereka.


Disini saya telah pelajari sesuatu dimana saya harus menjadi penyembah yang benar dihadapan Tuhan. Saya harus memberikan fokus saya hanya kepada Tuhan disaat saya memimpin dalam ibadah. Karna Tuhan inginkan kita memandang hanya kepada DIA dan untuk DIa semasa dalam ibadah. Jangan kita mudah lari fokus kita kepada Tuhan dan juga jangan memandang sekeliling kita karna itu akan menyebabkan kita hilang fokus. Kita menyembah sesuatu yang berharga dan bernilai iaitu Yesus Kristus dan tiada gantinya. Karna semua yang ada didalam kita adalah semua untuk Tuhan. Sebab itulah mengapa kita diciptakan untuk.


Ps. Sidney juga ada mengatakan kebanyakan pemimpin pujian mengamalkan "karaeok Rohani" semasa memimpin karna pemimpin itu seringkali melihat lirik yang ada di hadapan. Kita seharusnya menghafal lirik tersebut sebelum kita membawa pujian & penyembahan karna sekiranya kita seringkali melihat lirik lagu tersebut, kita akan mudah hilang fokus kepada Tuhan. Itulah yang saya pelajari dalam seminar pujian & penyembahan yang sungguh memberkati setiap kami yang hadir dalam seminar tersebut. Terima Kasih Tuhan Yesus atas segala kebaikanMu.


Kolose 1:16 - "Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgahsana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia".


Saya berharap kita diberkati lewat daripada 'sharing' ini dan kita menjadi penyembah yang benar dihadapan Tuhan karna segala sesuatu adalah untuk Tuhan. Amen. Tuhan memberkati kita semua.


Saya yang rasakan,

Atunz Makarios